Berbuka Dengan Sengaja Tanpa Sebab Syar’i, Wajibkah mengqodhonya? - El Majalis

Breaking

Koleksi Sifa

Juni 28, 2013

Berbuka Dengan Sengaja Tanpa Sebab Syar’i, Wajibkah mengqodhonya?

         
Banyak dari kaum muslimin yang sengaja berbuka puasa padahal tidak ada sebab syar’i yang membolehkan dia berbuka. Apakah dia wajib mengqodho puasa tersebut atau tidak? Berikut ini penjeasan ringkasnya.

1.     Sebagian ulama berpendapat bahwa tidak ada qodho baginya, akan tetapi hendaklah ia bertaubat, menjaga ajaran-ajaran Islam dan memperbanyak amal sholeh, karena maksiatnya tersebut lebih besar sehingga tidak bisa diganti dengan qodho dan Alloh  hanya menerima puasa di luar bulan Romadhon bagi yang memiliki halangan atau uzur seperti musafir, orang sakit dan lain-lain. Adapun yang bersengaja berbuka tanpa uzur tidaklah diterima darinya.

          Abu Al-Abbas Ibnu Taimiyah  berkata: “Tidak ada qodho’ bagi yang sengaja berbuka tanpa uzur. Begitu juga sholat dan tidak sah darinya (qodho tidak bisa menggantikan puasa atau sholat yang ditinggalkan tanpa ‘uzur)”. Pendapat ini di pelopori oleh Abu Bakar As-Siddiq, Umar bin Khottob, Ali bin Abi Tholib, Ibnu Mas’ud dan Abu Hurairoh .

2.     Dan sebagian ulama yang lain berpendapat bahwa wajib baginya mengqodho puasa tersebut, karena Alloh  telah mewajibkan qodho bagi orang sakit dan musafir, padahal mereka orang-orang yang memiliki uzur. Jadi orang yang tidak memiliki uzur itu lebih berhak dan wajib untuk mengqodhonya. Pendapat ini diusung oleh Sa’id bin Musayyab, Imam Asy-Sya’bi, Ibnu Jubair, Ibrohim An-Nakha’i, Qotadah dan Hammad bin Abi Sulaiman.

Wallahu A’lam

 Sumber: Kutaib: (تعلم فقه الصيام ( karya; Syaikh Maajid bin Su’ud dan artikel (مسالة في الصيام 70) karya; Syaikh Muhammad bin Sholeh Al-Munajjid ~


Tidak ada komentar:

Like and Share

test banner

Halaman