Aqidah al-Bada’ Yang Diyakini Syi’ah - El Majalis

Breaking

Koleksi Sifa

Juli 29, 2013

Aqidah al-Bada’ Yang Diyakini Syi’ah

Al-Bada’ artinya tampak, yang sebelumnya masih tersembunyi atau berarti pula munculanya pendapat baru.
Al-Bada’ dengan kedua arti di atas berkaitan erat dengan didahuluinya oleh ketidaktahuan, dan munculnya pendapat baru. Kedua sifat tersebut mustahil bagi Allaj, tetapi syia’ah rofidhoh menyandarkan sifat bada’ ini ada pada Allah swt.
Ar-Rayyan bin Ash-Shalt berkata: “Saya pernah mendengar ar-Ridha (laqab imam ke 8 syi’ah) berkata: “Allah tidak mengutus Nabi kecuali diperintahkan untuk mengharamkan khamr dan diperintahkan untuk menetapkan sifat al-bada’ bagi Allah”.” (Al-Kulaini, Ushulul Kaafi, 40)
Abu Abdillah (salah satu imam mereka) berkata: “Tidak ada ibadah kepada Allah yang lebih mulia daripada berkeyakinan adanya sifat al-Bada’ pada Allah.” (Al-Kulaini, Ushulul Kaafi dalam kitab tauhid, 1/331).
Maha suci Allah swt dari tuduhan kotor seperti itu.
Bayangkan wahai saudara seiman, bagaimana mereka menyandarkan kebodohan kepada Allah swt, sedang Allah berfiman dalam al-Qur’an tentang Dzat-Nya sendiri:
“Katakanlah, ‘Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah.’ (QS. An-Naml: 65)
Di balik itu Syi’ah Rafidhah berkeyakinan bahwa para imam mereka mengetahui segala ilmu, tidak ada yang samar sedikitpun.
Apakah ini adalah aqidah Islam yang dibawa oleh nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wasallam???
~ Disalin dari buku Kesesatan Aqidah Syi’ah, karya Syaikh Abdullah bin Muhammad as-Salafi.~

Tidak ada komentar:

Like and Share

test banner

Halaman