Aqidah Syi’ah Tentang Al-Qur’an - El Majalis

Breaking

Koleksi Sifa

Juli 29, 2013

Aqidah Syi’ah Tentang Al-Qur’an

Al-Qur’an adalah sesuatu yang sangat sakral dan prisip dalam agama Islam, karena al-Qur’an adalah sumber hukum dan pedopan hidup bagi manusia.
 
Paru ulama telah sepakat bahwa al-Qur’an ini akan senantiasa terjaga keotentikannya sampai hari kiamat, dan mereka juga sepakat bahwa barang siapa yang meyakini bahwa al-Qur’an yang ada saat ini telah dirubah atau dikurangi meskipun satu huruf niscaya dia telah kafir. Karena telah mendustakan firman Allah swt berikut ini.
Allah swt berfirman: “Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al-Qur’an dan Kami pula yang akan menjaganya.” (QS. Al-Hijr: 9)
Bagaimanakah keyakinan Syi’ah tentang al-Qur’an??
Syi’ah meyakini bahwa al-Qur’an karim yang ada pada kita (yang kita kenal saat ini) bukanlah al-Qur’an yang diturunkan Allah swt kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam karena sudah MENGALAMI PERUBAHAN, PENGGANTIAN, PENAMBAHAN dan PENGURANGAN.
Keyakinan sesat tersebut benar adanya dan bisa kita dapati dalam banyak kitab-kitab mereka yang sangat terkenal seperti Ushulul Kaafi, karya Al-Kulaini, yang setara dengan shahih bukhari dan muslim menurut keyakinan mereka.
Al-Kulaini berkata dalam bukunya Ushulul Kaafi pada bab: Yang Mengumpulkan dan Membukukan al-Qur’an hanya Para Imam.
Diriwayatkan dari Jabir, dia berkata saya mendengar Abu Ja’far berkata: “Siapa yang mengaku telah mengumpulkan al-Qur’an dan membukukan seluruh isinya sebagaimana yang diturnkan Allah, maka sesungguhnya ia seorang PENDUSTA, tidak ada yang mengumpulkan dan menghafalkannya, sebagaimana yang diturunkan oleh Allah swt melainkan Ali bin Abi Tholib dan para Imam sesudahnya.” (AL-Kulaini, Ushulul Kaafi, 1/228).
Dari Hisyam bin Salim, dari Abu Abdillah, beliau berkata: “Sesungguhnya al-Qur’an yang dibawa Jibril kepada Muhammad saw ada tujuh belas ribu ayat.” (Al-Kulaini, Ushulul Kaafi, 2/634)
Berarti al-Qur’an yang diyakini oleh orang syi’ah adalah tiga kali lipat lebih banyak dari al-Qur’an yang pada kita Ahlus sunnah yang Allah berjanji akan menjaganya.
Setelah jelas aqidah mereka tentang al-Qur’an, maka nampaklah bahwa di sana ada dua al-Qur’an: Pertama, al-Qur’an yang diketahui oleh kaum muslimin. Kedua, Al-Qur’an yang disembunyikan –diantaranya yang memuat surat al-Wilayah.
Menurut mereka diantara ayat yang telah dihapus dalam al-Qur’an, sebagaimana disebutkan oleh An-Nuri at-Thabrasi dalam kitabnya Fhaslul Khitab fi Itsbati Tahrifi Kitabi Rabbil Arbaab adalah:
Dalam surat al-Insyirah:
أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ
Dalam surat ini ada satu ayat yang dihilangkan menurut mereka yaitu:
وَجَعَلْنَا عَلِيًّا صِهْرَكَ
Artinya: “Dan telah Kami jadikan Ali sebagai menantumu.”
Tanpa malu-malu mereka mengatakan hal ini, padahal mereka tahu bahwa ini adalah surat Makkiyah (surat yang diturnkan sebelum nabi Hijrah ke Madinah), dan pada saat itu Ali belum menjadi menantu Nabi n di Mekkah.
Beginikah Aqidah Islam...???
Sumber: Buku Kesesatan Aqidah Syi’ah, oleh Syaikh Abdullah bin Mahmud as-Salafi.

Tidak ada komentar:

Like and Share

test banner

Halaman