Kisah: Dia Telah Menghancurkan Hidupku - El Majalis

Breaking

Koleksi Sifa

Juli 03, 2013

Kisah: Dia Telah Menghancurkan Hidupku

Ia adalah seorang mahasiswi yang sedang duduk di bangku kuliah di fakultas adab. Ia memiliki tiga saudara, salah satunya sedang duduk di bangku sekolah SMA dan yang dua lagi masih SMP... Adapun bapaknya adalah seorang pekerja pada sebuah warung untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka...

Ia adalah mahasiswi yang rajin dalam mengikuti pelajaran kuliahnya, ia dikenal dengan akhlak dan budi pekerti yang luhur, bahkan semua teman-temannya mencintainya dan senang bergaul denganya dikarenakan sosok pribadinya yang baik.

Ia bertutur: “Pada suatu hari, aku keluar lewat pintu gerbang kampus, tiba-tiba dihadapanku ada seorang pemuda sedang menatap diriku seakan ia mengenalku. Aku cuek saja, ternyata ia membuntutiku dari belakang sambil  mengatakan sesuatu dengan suara yang pelan seperti ucapan anak-anak,

 “Hai cantik...aku ingin menikah dengan mu..aku selalu mengikuti gerak gerikmu selama beberapa waktu dan akupun tahu akan akhlak mu yang baik”.

 Lalu aku (mahasiswi) mempercepat gerak langkahku dan keringat mulai membasahi keningku karena aku belum pernah mendapati kasus seperti ini sebelumnya. Sampailah aku di rumah dengan penuh penasaran atas kasus yang baru saja aku hadapi. Aku tidak bisa tidur malam itu karena takut dan galau.



Pada hari kedua, ketika aku keluar dari kampus, aku mendapatinya sedang menunggu di depan pintu sambil tersenyum. Dia pun melakukan seperti hari sebelumnya, hal ini tertulang setiap hari sampai akhirnya dia melemparkan sepucuk surat di depan pintu pagar. Awalnya aku ragu untuk mengambilnya, tapi akhirnya, aku tetap mengambilnya sedang tanganku gemetar, kemudian aku membuka dan membacanya.

Ternyata isi surat itu penuh dengan kata-kata cinta, rayuan dan permintaan maaf atas kelakuannya beberapa hari sebelumnya.

Aku sobek surat tersebut lalu aku membuangnya. Beberapa saat kemudian HP-ku berdering, aku langsung mengangkatnya, ternyata si pemuda tadi, dia mulai mengeluarkan kata-kata indahnya lalu bertanya kepada ku: “sudah kamu baca suratnya belum?”

Aku menimpalinya: ‘Jika kamu tidak berlaku sopan, aku akan lapor kepada keluargaku dan kau akan celaka’, beberap jam kemudian ia menelponku lagi, dia mulai berlemah lembut kepadaku, bahwa tujuannya mulia, ia ingin tenang dan menikah, ia berjanji akan membamgun istana untukku dan mewujudkan semua cita-citaku, ia hanya seorang diri karena tidak ada lagi dari keluarganya yang masih hidup..dan...dan....

Hatiku luluh sehingga aku mulai melanjutkan obrolan dengannya, setelah itu, setiap waktu aku sering menunggu telpon darinya...ketika aku keluar kampus, aku melirik-lirik keberadaannya, barangkali aku mendapatinya, akan tetapi ia tak terlihat.

Pada suatu hari, ketika aku keluar dari kampus tiba-tiba ia ada dihadapanku... aku sangat gembira... aku mulai keluar bersamanya dengan menggunakan mobilnya untuk keliling kota, ketika itu aku merasakan lemah untuk berfikir, seakan-akan dia telah mencabut jantungku dari tubuhku...aku membenarkan apa-apa yang dia katakan terutama ketika dia bilang,

“kamu akan menjadi istriku satu-satunya dan kamu akan hidup dibawah satu naungan yang dipenuhi kebagiaan dan ketenangan.”

Aku membenarkan ketika dia berkata kepada ku, “kamu pemimpinku”, aku seakan melayang ketika aku mendengar kata-katanya itu...

~ Pada satu hari, Aduhai celakanya, hari itu hari yang hitam bagiku...dia menghancurkan hidupku dan menghilangkan masa depanku dan membuka keburukanku di depan manusia ~

Seperti biasa aku keluar bersamanya, ternyata dia membawaku ke sebuah apartemen yang berbentangkan kasur, aku masuk dan kami duduk bersama dan aku lupa bahwasanya seorang laki-laki ketika berduaan dengan perempuan, syatan adalah yang ketiganya...

Akan tetapi setan telah menguasai hatiku, hatiku luluh dengan perkataan si pemuda, kemudian aku duduk memandanginya dan diapun memandangiku kemudian terjadilah apa yang terjadi (perzinahan), aku tidak tau melainkan sudah menjadi mangsa bagi pemuda ini... aku telah kehilangan sesuatu yang paling berharga yang pernah aku miliki... aku bangun seperti orang gila, apa yang telah kamu lakukan terhadap diriku???

“Jangan khawatir, kamu akan menjadi istriku...” kata pemuda.

Bagaimana aku menjadi istrimu sedangkan kamu belum melaksanakan akad denganku...??

“Tidak lama lagi aku akan segera melaksanakan akad denganmu...” jawabnya.

Akhirnya aku pulang ke rumah dalam keadaan sempoyongan, kedua betisku tak kuasa membawa tubuhku dan api seakan menyala dalam tubuhku...Ya tuhanku apa yang telah aku lakukan...?? apa yang telah menimpaku...??

Dunia menjadi gelap di mataku, aku mulai menangis tersedu-sedu, aku tinggalkan bangku kuliahku sampai keadaanku semakin memburuk, tidak seorang pun dari keluargaku mengetahui tentang keadaanku.

 Akan tetapi aku tetap memegang janjinya (pemuda) kepadaku yaitu dia akan menikahiku.

Hari demi hari berlalu dan aku merasa hari itu lebih berat bagiku daripada gunung,  apa yang akan terjadi sesudah itu..??

Tiba-tiba petaka yang menghancurkan hidupku...!!

HP berdering, ternyata suara dia yang terdengar dari jauh berkata kepadaku,

 “saya ingin ketemu dengan kamu untuk hal penting..”

Aku senang dan gembira karena aku kira hal penting itu adalah pengurusan perkara nikah kami... aku menemuinya, dia terlihat menyeramkan, tampak pada wajahnya kekasaran, dia langsung berkata,

“jangan pernah berfikir tentang perkara nikah selamanya..kita ingin hidup bersama tanpa ada ikatan apapun...”

Tanpa terasa tangan ku bergerak menampar wajahnya lalu aku berkata aku kira kamu akan memperbaiki kesalahanmu... ternyata kamu laki-laki tak berakhlak.

Aku turun dari mobilnya dengan cepat sambil menangis, lalu dia berkata kepadaku,

“Sebentar..!!”

 Aku melihat di tangannya ada satu lempeng CD yang diangkat dengan jarinya seraya berkata,

”Saya akan hancurkan dirimu dengan CD ini”.

Aku bertanya, ‘apa isi CD itu?

Dia menjawab, “Kemari, kamu akan melihat isi CD ini dan akan membuatmu tercengang”.

Lalu aku pergi bersamanya untuk melihat isi CD tersebut, aku melihat isi CD itu, ternyata isinya adegan porno yang telah kami lakukan secara tidak halal alias haram.

Aku berkata, ‘apa yang telah kau lakukan hai pengecut...!

Dia menjawab: “Kamera tersembunyi yang merekam setiap gerakan dan rayuan, CD ini akan menjadi senjata di tanganku untuk menghancurkan dirimu kecuali jika kamu mau berada di bawah kendaliku”.

Aku berteriak dan menangis karena kasus ini bukan kasusku saja tapi juga masalah keluargaku seluruhnya?? Akan tetapi aku jawab, ‘aku mulai’....

Hasilnya aku menjadi tawanan di tangannya, ia menyerahkan diriku kepada laki yang satu kemudian yang lainnya dan si pemuda menerima bayarannya.

Aku telah terjatuh dalam lumpur, hidupku berbalik menjadi pelacuran sedang keluargaku tidak tahu apa-apa tentang perbuatanku karena mereka begitu percaya padaku...

Tersebarlah CD tersebut.. dan sampailah CD itu di tangan keponakanku, terungkaplah kasus ini sehingga akhirnya diketahui oleh bapak dan seluruh keluargaku dan akhirnya tersebarlah berita kasus ini diseluruh negeri kami, dan nama baik keluarga kamipun tercoreng.

Kemudian aku lari untuk menjaga diriku dan bersembunyi dari pandangan manusia, aku tahu bahwa bapakku dan dua saudariku telah hijrah (pindah) ke negeri lain dan ternyata kasus inipun ikut dengan mereka sehingga majlis-majlis pun berbicara seputar kasus tersebut....

Kemudian CD tersebut berpindah dari satu pemuda ke pemuda lainnya... aku hidup diantara para pelacur yang bergelimang dalam kekejian dan bajiangan inilah yang telah mengendalikanku sehingga aku tidak bisa bergerak...

Pemuda inilah sebab utama tercorengnya nama baik keluarga dan hancurnya masa depan beberapa pemudi yang masih remaja...

Aku berniat untuk membalas dendam....

Pada suatu hari, si pemuda masuk dalam keadaan mabuk, maka aku mengambil kesempatan ini, akhirnya aku menikamnya dengan pisau..Akhirnya terbunuhlah iblis yang menjelma dalam bentuk manusia dan terbebaslah manusia dari kejahatannya...

Kemudian aku hidup di balik jeruji besi, hidup dalam kebimbangan dan kehinaan, aku menyesal atas perbuatan kriminalku dan kehidupanku yang telah aku sia-siakan...

Setiap kali aku teringat dengan CD itu, seakan aku dibayangi bahwa kamera selalu mengusik diriku di setiap tempat...

Maka aku tulis kisahku ini agar menjadi renungan dan pelajaran bagi setiap pemudi yang terbuai dengan kata-kata indah atau surat yang dihiasi dengan kata cinta, rayuan. Dan waspadalah terhadap deringan Hp wahai saudari...waspadalah....

Aku letakkan dihadapanmu wahai saudariku gambaran kehidupanku yang berakhir dengan kehancuran hidup dan keluargaku.

Bapakpu meninggal dunia penuh dengan penyesalan dan kekesalan, bahkan sebelum beliau menghembuskan nafas terakhirnya, beliau mengulang-ulang kalimat “Hasbiyallahu wanikmal wakil” (cukuplah Allah sebagai Penolong), saya murka padamu (putrinya) sampai hari kiamat...

Sungguh kalimatnya sangat berat bagiku...!!!!

Kisah ini diceritakan oleh syaikh Ahmad bin Abdul `Aziz al-Hushain dalam buku kecil yang bertema “Keset Video yang telah menghancurkan hidupku.

Ini adalah kisah nyata yang terjadi di tengah-tengah kaum muslimin di negri arab, korbanya adalah seorang pumudi yang masih remaja yang tertipu dengan kata-kata manis dan cinta.



Kasus ini terjadi pada tahun 1408 H (26 tahun yang lalu), kisah ini diceritakan kepada ku oleh sepupu korban yang telah mendapati kaset video tersebut....dia sangat malu dan kesal karena korban telah mencoreng nama baik keluarga disebabkan perbuatan asusilanya itu karena terbuai dengan kata-kata manis.

Dan kasus seperti ini bukan yang pertama kali, akan tetapi banyak lagi kasus serupa yang terjadi di negara-negara arab, berapa banyak pemudi bunuh diri karena terungkap kasusnya atau terkadang mendekam di rumah sakit jiwa...??



Semoga bisa diambil pelajarannya.


Tidak ada komentar:

Like and Share

test banner

Halaman