Bolehkah Mendahulukan Puasa Syawal dari Qodho’ Romadhan? - El Majalis

Breaking

Koleksi Sifa

Juni 24, 2018

Bolehkah Mendahulukan Puasa Syawal dari Qodho’ Romadhan?

Soal: Bolehkah melaksanakan puasa enam hari di bulan Syawal sebelum kami mengqadho’ (mengganti) puasa Romadhan (yang tertinggal).?

Jawab: Para ulama telah berbeda pendapat dalam masalah ini, yang benar adalah mendahulukan qadho’ (ganti puasa Romadhan) dari pada puasa enam hari di bulan Syawal dan jug puasa sunnah lainnya, berdasrkan sabda Nabi “shallallahu ‘alaihi wasallam “Barangsiapa berpuasa di bulan Romadhan kemudian melanjutkannya dengan berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka seperti berpuasa setahun.” (HR. Muslim dalam kitab Shahihnya).

Barangsiapa yang mendahulukan puasa Syawal dari (qodho’) puasa Romadhan, berarti dia tidak mengikutkannya dengan puasa Romadhan, akan tetapi mengikutkannya dengan sebagian (puasa) Romadhan.Karena qodho’ (romadhan) adalah wajib sedangkan puasa enam hari di bulan syawal adalah sunnah. Sesuatu yang wajib harus lebih didahulukan dan diperhatikan dari pada yang sunnah.

Wabillahi Taufiq

^^ Majmu’ Fatawa wa maqalaat Mutanawwi’ah, oleh: Syaikh Abdul ‘Aziz bin Baz rh, Juz: 15, Hal, 392 ^^  


المشروع تقديم القضاء على صوم الست

السؤال
هل يجوز صيام ستة من شوال قبل صيام ما علينا من قضاء رمضان ؟
الجواب
قد اختلف العلماء في ذلك، والصواب أن المشروع تقديم القضاء على صوم الست وغيرها من صيام النفل ؛ لقول النبي – صلى الله عليه وسلم - : " من صام رمضان ثم أتبعه ستّاً من شوال كان كصيام الدهر " خرجه مسلم في صحيحه . ومن قدم الست على القضاء لم يتبعها رمضان، وإنما أتبعها بعض رمضان ؛ ولأن القضاء فرض، وصيام الست تطوع ، والفرض أولى بالاهتمام والعناية . وبالله التوفيق .
[ مجموع فتاوى ومقالات متنوعة لسماحة الشيخ: عبدالعزيز بن باز – رحمه الله- الجزء 15 ص 392]

Penerjemah: Ahmad Jamaluddin, Lc

Sumber: : http://www.saaid.net/mktarat/12/10-2.htm

===============
Artikel : www.elmajalis.com

Tidak ada komentar:

Like and Share

test banner

Halaman