Haruskah berturut-turut dalam berpuasa 6 hari di bulan Syawwal..? - El Majalis

Breaking

Koleksi Sifa

Agustus 10, 2013

Haruskah berturut-turut dalam berpuasa 6 hari di bulan Syawwal..?

Soal: Apakah diharuskan berturut-turut dalam melakukan puasa enam hari di bulan Syawal atau dibolehkan jika dilakukan secara terpisah selama masih dalam bulan tersebut..?
Jawab: Puasa enam hari di bulan Syawal merupakan sunnah yang telah tetap dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan dibolehkan berpuasa secara berturut-turut atau secara terpisah; karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam (dalam haditsnya) menjelaskan secara umum dan tidak menyinggung tentang masalah berturut-turut atau terpisah, dimana Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa berpuasa di bulan Romadhan kemudian melanjutkannya dengan berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka seperti berpuasa setahun.” (HR. Muslim).
Wabillahi Taufiq
^^ Majmu’ Fatawa wa maqalaat Mutanawwi’ah, oleh: Syaikh Abdul ‘Aziz bin Baz rh, Juz: 15, Hal, 391 ^^  
السؤال
هل يلزم في صيام الست من شوال أن تكون متتابعة أم لا بأس من صيامها متفرقة خلال الشهر ؟

الجواب
صيام ست من شوال سنة ثابتة عن رسول الله – صلى الله عليه وسلم – ويجوز صيامها متتابعة ومتفرقة ؛ لأن الرسول – صلى الله عليه وسلم – أطلق صيامها ولم يذكر تتابعاً ولا تفريقاً ، حيث قال – صلى الله عليه وسلم - : " من صام رمضان ثم أتبعه ستاً من شوال كان كصيام الدهر " أخرجه الإمام مسلم في صحيحه . وبالله التوفيق .

[ مجموع فتاوى ومقالات متنوعة لسماحة الشيخ: عبدالعزيز بن باز – رحمه الله – الجزء 15 ص 391]
Penerjemah: Ahmad Jamaluddin, lc

Tidak ada komentar:

Like and Share

test banner

Halaman