Dahsyatnya Dosa Syirik - El Majalis

Breaking

Koleksi Sifa

September 19, 2013

Dahsyatnya Dosa Syirik

Syirik adalah satu kata yang sangat digemari dan dicintai oleh setan dan bala tentaranya. Bahkan trik pertama yang digunakan oleh mereka adalah mengajak manusia agar melakukan kesyirikan dalam beragam bentuk dan modelnya.
Syirik adalah mempersekutukan Allah swt dengan selai-Nya, baik dari sisi Uluhiyah-Nya (peribadatan kepada-Nya), Rububiyah-Nya (perbuatan-perbuatan-Nya) dan Asma’ dan sifat-Nya (nama-nama dan sifat Allah yang mulia).
Dahsyatnya dosa syirik akan nampak jelas dan gamblang dari penjelasan ringkas berikut ini:
a.    Allah swt tidak mengampuni dosa syirik
Alloh swt jelaskan dalam al-Qur'an:
 “Sesungguhnya Alloh tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Alloh, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar”.(QS. An-Nisa’ [4]:48)
Begitu jelas dan tegasnya Alloh nyatakan bahwa barangsiapa yang melakukan dosa syirik kemudian mati dalam kondisi tidak bertaubat, maka Alloh swt tidak akan mengampuni dosanya dan akan kekal di Neraka. Nau’zu billahi min dzalik.
Akan tetapi apabila ia bertaubat maka Alloh swt akan mengampuni dosanya sebagaimana Allah jelaskan dalam firman-Nya:
 “Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Alloh. Sesungguhnya Alloh mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (QS. az-Zumar:53)
Dan siapa saja yang melakukan dosa selain syirik lalu mati sebelum bertaubat maka ia berada di bawah kehendak Alloh swt, kalau Dia kehendaki ia akan diazab sesuai dengan keadilan-Nya dan kalau Dia kehendaki ia akan diampuni dosanya berdasarkan rahmat dan karunia-Nya dan akan dimasukkan ke surga.
b.   Alloh swt mengharamkan surga bagi pelaku kesyirikan.
Alloh swt telah khabarkan tentang hal ini dalam kitab-Nya:
“Sesungguhnya orang yang mempersekutukan Alloh (dengan sesuatu), maka pasti Alloh mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zholim itu seorang penolongpun”. (QS. al-Maidah [5]: 72)
Sungguh ayat ini menunjukkan akan besarnya dosa syirik sampai-sampai Alloh swt haramkan surga bagi pelakunya, kerugian apalagi yang lebih dahsyat dari pengharaman surga baginya. Nau’zu billahi min dzalik.
 
c.  Alloh swt akan menghapus pahala amal kebaikan pelaku kesyirikan selama hidupnya dan akan menjadikannya laksana debu-debu yang beterbangan.
Sebagaimana firman Alloh swt :
“Dan Sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu. "Jika kamu mempersekutukan (Robb), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi”. (QS. Az-Zumar [39]: 65).
”Dan Kami hadapkan segala amal (baik) yang mereka kerjakan, lalu Kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang berterbangan”. (QS. Al-Furqon [25]:23)
Coba kita perhatikan baik-baik ayat yang mulia dan menakutkan ini, Alloh swt mengatakan kepada Nabi Muhammad saw sebagai pelopor kebangkitan, pengusung panji tauhid, penghancur bangunan syirik, bahwa seandainya ia berbuat syirik kepada Alloh swt pasti lenyaplah semua  amalannya dan ia termasuk orang-orang yang merugi.
Bayangkan saudaraku, ini acaman kepada Rosul-Nya, kekasih-Nya, Alloh swt peringatkan demikian, sekalipun Nabi saw tak akan pernah berbuat syirik selamanya, dan kita selaku umatnya yang banyak berbuat dosa tentunya lebih berhak dikhitob (diarahkan ancaman ini) dan diperingatkan dengan ayat ini.
Mudah-mudahan uraian singkat ini dapat memberikan sidikit pencerahan bagi pembaca sekalian, sehingga lebih waspada terhadapa kesyirikan dan semoga kita senantiasa diberi keistiqamahan dalam meniti jalan ketauhidan.
Wallahu A’lam
Oleh: Abu Umair, Lc

Tidak ada komentar:

Like and Share

test banner

Halaman