Tafsir Ringkas Surat Al-Ikhlas - El Majalis

Breaking

Koleksi Sifa

September 05, 2013

Tafsir Ringkas Surat Al-Ikhlas

بسم الله الرحمن الرحيم
قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ (1) اللَّهُ الصَّمَدُ (2) لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ (3) وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ(4)

1. Katakanlah: "Dia-lah Allah, yang Maha Esa.

2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,

4. Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia."

v Kandungan Surat:

Surat ini berbicara tentang sebagian dari sifat-sifat Allah  yang Maha Mulia.

v Kosa kata:

أَحَدٌSendiri atau esa :

كُفُوًاTandingan dan peramaan :

الصَّمَدRobb yang dibutuhkan oleh semua makhluk dan:
tidak satupun yang mengungguli-Nya:

v Tema Surat:

Surat ini berbicara tentang sifat ketuhanan Allah .

v Sebab Turunnya Surat:

Ketika Rosulullah  menyeru seluruh manusia untuk beribadah hanya kepada Allah  saja, karena manusia saat itu berada dalam kesyirkan yaitu menyembah berhala-berhala. Lalu sebagian dari kaum musyrikin bertanya kepada Nabi  tentang Allah  yang mana beliau menyeru mereka untuk menyembahnya, maka turunlah surat yang agung ini.

v Tafsir Global:

Surat yang mulia ini menjelaskan bahwa Allah  Maha Esa dalam keuluhiyahan-Nya yang tidak ada sekutu bagi-Nya dari makhluk. Dan mentauhidkan Allah berarti mengkhususkan peribadatan, do’a dan ketundukan hanya kepada Allah saja.

Surat yang agung ini juga menjelaskan bahwa Allah  adalah as-Shomat yang dibutuhkan oleh semua makhluk, Dia adalah Robb yang dituju oleh para makhluk dalam menunaikan kebutuhannya dan tidak ada satu pun baik dari berhala atau sembahan batil memiliki sifat-sifat yang agung ini.

Surat ini pula menceritakan bahwa Allah  tidak memiliki anak dan ini berarti Dia tidak memiliki istri dan teman , Allah  tidak dilahirkan berarti Dia tidak berbapak dan beribu dan keberadaan Allah bukan dengan cara dilahirkan.

Semua sifat-sifat tersebut di atas yang dimiliki oleh Allah  menunjukkan bahwa Allah  tidak ada bagi-Nya tandingan serta persamaan dengan makhluk-Nya.

Karena makhluk adalah lemah yang membutuhkan kepada selainnya tidak mungkin menjadi sebagai tuhan, makhluk yang memiliki tandingan tidak mungkin menjadi sebagai tuhan, kalau tidak, semua makhluk akan menjadi tuhan-tuhan, makhluk yang dilahirkan dan berkembang sejak dalam perut ibunya tidak mungkin menjadi tuhan dan begitu juga makhluk yang memiliki anak tidak mungkin menjadi tuhan, kalau tidak, maka jadilah anak-anaknya tuhan seperti dirinya.

Sesungguhnya Ilah yang benar adalah Allah  yang Maha Esa, yang tidak beranak dan diperanakkan, yang tidak ada tandingan bagi-Nya dari makhluk-Nya.

 v Faidah-Faidah Surat:

1.     Allah  Maha Esa dengan Uluhiyah dan Rububiyah-Nya.

2.     Surat ikhlas adalah surat yang sangat agung yang setara (pahalanya) dengan sepertiga Al-Quran sebagaimana sabda Nabi  :” Qulhuwallahu Ahad menyamai sepertiga al-Quran”. (HR. Bukhari dan Muslim).

3.     Allah  disucikan dari peranakan, Dia tidak memiliki bapak dan ibu dan tidak pula mempunyai anak.

4.     Tidak ada sesuatu pun yang menyerupai Allah  atau menyamai Allah  selamanya.

Diterjemah dari kitab: المعين علي فهم الجزء الثلاثين " " yang ditulis oleh DR. Zaid Umar Abdullah (Dosen Tafsir dan Ilmu Quran di Universitas Malik Su’ud)



Tidak ada komentar:

Like and Share

test banner

Halaman