Manakah Dzikir Yang Terbaik ? - El Majalis

Breaking

Koleksi Sifa

November 25, 2013

Manakah Dzikir Yang Terbaik ?

Ibnul Qayyim rh berkata setelah menyebutkan tentang macam-macam dzikir: “Dzikir terkadang dilakukan dengan hati dan lisan dan ini yang paling utama, terkadang dengan hati saja dan ini derajat kedua dan terkadang dengan lisan saja dan ini tingkatan ke tiga.

Jadi, dzikir yang paling utama adalah yang bersesuaian antara hati dan lisan. Dan dzikir dengan hati saja lebih baik dari dzikir dengan lisan saja, karena dzikir dengan hati membuahkan pengetahuan, menumbuhkan kecintaan, menggerakkan rasa malu, memunculkan rasa takut, menyeru kepada sikap muroqobah, menghilangkan sikap meremehkan dalam ketaatan dan bermudah-mudahan dalam maksiat dan kesalahan. Sedangkan dzikir dengan lisan saja tidak menimbulkan pengaruh positif tersebut, jika ada tapi sangat lemah.

Beliau rh juga bertutur: “Dan dzikir yang paling utama dan bermanfaat adalah apa yang bersesuaian antara hati dan lisan dan juga (lafadz dzikirnya) berdasarkan hadits serta memahami makna dan maksudnya.

Maksud dzikir dengan hati dan lisan

a.       Dzikir dengan lisan maksudnya menggerakkan lisan (disaat berdzikir) serta memperdengarkannya paling kurang kepada dirinya sendiri jika dia bisa mendengar dan tidak ada kebisingan yang menghalanginya.

b.      Dzikir dengan hati maksudnya mengingat akan keagungan Allah swt ketika berhadapan dengan perintah dan larangan-Nya, ketika ingin melaksanakan amalan yang mendatangkan ridho-Nya, atau ketika meninggalkan apa-apa yang mengundang murka-Nya. Merenungi tentang keagungan Allah dan ketinggian-Nya serta merenungi tanda-tanda kekuasaan dan ciptaan-Nya di langit dan dibumi.

Tingkatan manusia dalam berdzikir

Syaikh Islam Ibnu Taimiyah rh berkata: “Sesungguhnya manusia dalam hal dzikir ada empat tingkatan:

1.      Dzikir dengan hati dan lisan, dan inilah yang diperintahkan.

2.      Dzikir dengan hati saja, jika karena lisan bermasalah maka sudah baik, tapi jika lisannya tidak bermasalah maka ia telah meninggalkan yang utama.

3.      Dzikir dengan lisan saja, dan

4.      Tidak ada dua-duanya (dzikir hati dan lisan) dan inilah keadaan orang-orang yang merugi.

~ Dirangkum dari beberapa sumber ~

Tidak ada komentar:

Like and Share

test banner

Halaman