Dakwah dan Urgensinya - El Majalis

Breaking

Koleksi Sifa

Oktober 20, 2014

Dakwah dan Urgensinya

v  Definisi Dakwah

Menurut Imam At Thobari rh dakwah adalah menyeru manusia kepada agama Islam baik dengan perkataan maupun perbuatan.

Sebagian ulama kontemporer mendefinikan dakwah dengan menyampaikan ajaran Islam kepada manusia dan mengajarkan mereka tentang ajaran Islam itu serta merealisasikannya dalam kehidupan nyata.

v  Hukum Dakwah

Para ulama menjelaskan bahwa berdakwah hukumnya fardhu kifayah (wajib secara kolektif) berdasarkan firman Allah dalam surat Ali Imran: 104. Namun apabila juru dakwahnya sedikit, kemaksiatan sudah merajalela dan kejahilan bagitu merata, maka saat itu hukumnya berubah menjadi fardhu ain (wajib bagi setiap muslim) sesuai dengan kadar kemampuan masing-masing.

Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa diantara kalian melihat suatu kemungkaran, maka rubahlah (kemungkaran itu) dengan tangannya (kekuasaan), jika tidak mampu, maka (rubahlah) dengan lisan dan jika tidak mampu, maka( rubahlah) dengan hati (membenci kemungkaran  itu).” (HR. Muslim).

Syaikh Ibnu Baz rh berkata: “Maka ketika sedikitnya para da’i,  merebaknya kemungkaran dan meratanya kejahilan seperti kondisi kita saat ini, maka dakwah hukumnya menjadi fardhu ain atas setiap individu sesuai dengan kemampuan masing-masing.”

v  Urgensi Dakwah

1.      Dakwah adalah profesi para Nabi dan Rasul (QS. An-Nahl: 36), (QS. Al A’raf: 59, 65, 73 dan 85).

2.      Dakwah adalah sebaik-baik amal (QS. Fushilat: 33).

3.      Dakwah adalah jalan Nabi saw dan para pengikutnya yang sejati (QS. Yusuf: 108).

4.      Dakwah merupakan salah satu ciri seorang mukmin (QS. At-Taubah: 71).

5.      Sang da’i adalah orang-orang yang beruntung (QS. Ali-Imran: 104).

6.      Sang da’i adalah termasuk sebaik-baik umat (QS. Ali Imran: 110).

7.      Seorang da’i akan meraih pahala yang berlipat meskipun sang da’i sudah tiada (meninggal).

Ø  “Barangsiapa yang mengajak kepada petunjuk maka baginya pahala seperti orang  yang melakukannya.” (HR. Muslim).

Ø  “Allah memberi hidayah kepada seseorang melalui (perantara dakwah) mu, maka hal itu lebih baik daripada unta merah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

8.      Seorang da’i akan diselamatkan dari azab di dunia yang menimpa orang-orang zholim (QS. Al-A’raf: 165).

v  Rukun Dakwah

a.       Da’i atau juru dakwah.

b.      Objek dakwah (audien).

c.       Materi dakwah.

d.      Metode dan sarana dakwah.


v  Tujuan Dakwah

Secara umum dakwah memiliki tujuan mengeluarkan manusia dari beragam kegelapan menuju cahaya kebenaran.

a.       Mengeluarkan manusia dari gelapnya kekafiran menuju cahaya Islam.

b.      Mengeluarkan manusia dari gelapnya syirik menuju cahaya tauhid.

c.       Mengeluarkan manusia dari gelapnya bid’ah menuju cahaya sunnah.

d.      Mengeluarkan manusia dari gelapnya maksiat menuju cahaya ketaatan.

e.       Mengeluarkan manusia dari gelapnya kejahilan menuju terangnya cahaya ilmu dan pengetahuan.


v  Ketika dakwah ditinggalkan

a.       Turunnya laknat dari Allah (QS. Al-Maidah: 78-79).

b.      Turunnya azab dan tidak terkabulnya doa (HR. At-Tirmidzi dan Ahmad).

c.       Tersebarnya kemaksiatan dan kemungkaran.

d.      Merebaknya kebodohan dan kebatilan.

e.       Semakin beraninya orang-orang yang bermaksiat dalam menampakkan maksiat mereka, disebabkan oleh tidak adanya hambatan atau larangan dari sang da’i.


v  Hal-hal pokok yang harus dimiliki seorang da’i

a.       Ilmu dan pemahaman yang benar.

b.      Lemah lembut dalam berdakwah.

c.       Sabar dalam menghadapi setiap rintangan dan tantangan dakwah.


v  Hal-hal yang harus dimengerti oleh seorang da’i

a.       Kewajiban dakwah dilakukan pada setiap waktu (QS. Nuh: 5&9).

b.      Seorang da’i hanya diperintahkan untuk menyampaikan saja adapun diterima tidaknya itu bukan urusan sang da’i (Qs. Al-Ankabut: 18).

c.       Jangan putus asa ketika sedikit atau bahkan tidak ada yang menerima dakwahnya (HR. Bukhari dan Muslim).

d.      Balasan dakwahmu hanya dari sisi Allah (QS. Yunus: 72).

e.       Hendaknya perkataan sang da’i selaras dengan amalnya (QS. Shof: 2-3).

Oleh: Ahmad Jamaluddin, Lc.

~ Semoga makalah ringkas ini bisa menjadi penambah wawasan dan pengetahuan bagi pembaca sekalian seputar dakwah dan urgensinya ~

Tidak ada komentar:

Like and Share

test banner

Halaman