2 Kaidah Penting Dalam Memahami Sifat-Sifat Allah SWT - El Majalis

Breaking

Koleksi Sifa

April 28, 2018

2 Kaidah Penting Dalam Memahami Sifat-Sifat Allah SWT

Kaidah-kaidah berikut ini -insya Allah- akan membimbing sahabat sekalian untuk memahami sifat-sifat Allah yang maha tinggi dan mulia dengan benar. Karena sejak dulu telah ada dari kaum muslimin yang salah dalam memahami masalah penting ini. Semoga paparan singkat berikut ini bisa memberikan pencerahan dan wawasan kepada sahabat sekalian tentang sifat-sifat Allah swt. 
------------
1. Memahaminya dengan dasar tanzih (penyucian Allah dari segala yang tidak layak bagi-Nya). Setiap sifat yang Allah tetapkan untuk diri-Nya atau Rasul-Nya adalah sempurna, tidak ada kekurangan sedikit pun juga. Sifat-sifat tersebut tidak pernah serupa dengan sifat-sifat makhluk-Nya karena Dia sendiri telah menegaskan dalam kita-Ny bahwa: “Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia.” (QS. Asy-Syuro: 11) 


2. Mengimani sebagaimana yang telah ditetapkan Allah dan Rasul-Nya sesuai dengan keagungan dan kebesaran-Nya. Karena tidak ada yang lebih mengetahui tentang apa yang layak dan pantas untuk Allah selain Allah swt. Kemudian tidak ada yang lebih mengetahui tentang Allah setelah Allah selain Rasul-Nya Muhammad shallallahu alaihi wasallam,.
 
Manhaj Salaf dalam memahaminya
Manhaj kaum salaf dalam masalah ini adalah menetapkannya sebagaimana ia datang (sebagaimana yang ditetapkan Allah dan radul-Nya) tanpa tahrif (mengubah), ta’thil (menafikan), takyif (bertanya bagaimana) dan tamtsil (menyerupakan) dan hal ini termasuk dalam cakupan beriman kepada Allah swt.

Imam Ahmad rh berkata: “Allah swt tidak boleh disifati kecuali dengan apa yang disifat oleh-Nya untuk diri-Nya atau apa yang disifatkan oleh Rasul-Nya shallallahu alaihi wasallam, serta tidak boleh melampaui al-Qur’an dan al-Hadits. Madzhab salaf menyifati Allah swt dengan apa yang Dia sifatkan untuk diri-Nya dan dengan apa yang disifatkan oleh Rasul-Nya shallallahu alaihi wasallam, tanpa tahrif dan ta’thi’, takyif dan tamtsil.”
Madzhab salaf adalah antara ta’thil dan tamtsil. Mereka tidak menyamakan atau mnyerupakan sifat-sifat Allah swt dengan sifat-sifat makhluk-Nya. Sebagaimana mereka tidak menyerupakan DzatNya dengan dzat pada makhluk-Nya. Mereka tidak menafikan apa yang Allah sifatkan untuk  diri-Nya atau apa yang disifatkan oleh Rasul-Nya.

Baca Juga: Urgensi Memahami Asma'ul husna
http://www.elmajalis.com/2018/02/urgensi-memahami-asmaul-husna-nama-nama.html

 Sumber:
Kitab Tauhid (1), Karya: Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan Al Fauzan
Cetakan: Darul Haq 
========
Artikel:
www.elmajalis.com



Tidak ada komentar:

Like and Share

test banner

Halaman